msmbindonesia.com, Malang – Selasa (13/12/2022) hingga Selasa (20/12/2022) tim MSMB melakukan pendampingan implementasi smart farming pada tiga kelompok tani (Poktan) di Malang, Jawa Timur. Tiga kelompok tani tersebut yaitu Poktan Karya Bhakti 1, Poktan Gemah Ripah 2 dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Mulyo. Pendampingan ini merupakan bentuk kerja sama MSMB dengan BI Kantor Perwakilan Wilayah (KPW) Malang dalam program Implementasi Digital Farming.
Teknologi smart farming yang diimplementasikan dalam pendampingan ini yaitu Jinawi dan Bathara. Jinawi merupakan sistem pintar rekomendasi pemupukan berbasis IoT yang terdiri dari sensor dan terintegrasi dengan aplikasi android RiTx Bertani. Jinawi berfungsi memberikan rekomendasi pemupukan presisi berdasarkan informasi unsur N,P,K dan pH tanah secara real time serta berdasarkan kebutuhan tanaman.
Bathara merupakan sistem pintar pengendalian hama berbasis IoT yang terdiri dari sensor cuaca dan aplikasi android RiTx Bertani. Menggunakan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT), Bathara dapat membantu melindungi tanaman dari hama dan penyakit tanaman. Petani akan memperoleh notifikasi dan rekomendasi potensi serangan hama berdasarkan kondisi cuaca lahan secara real time.
Setelah pemasangan Bathara di lahan masing-masing kelompok tani, tim MSMB memberikan sosialisasi dan mendampingi petani untuk prakek mengoperasikan Bathara dan Jinawi serta menggunakan aplikasi RiTx Bertani. Aplikasi RiTx Bertani sendiri merupakan aplikasi android yang membantu pencatatan sistem bertani serta memilih pedoman budidaya yang lebih presisi dan terintegrasi dengan berbagai teknologi smart farming 4.0.





Kami memastikan para petani memahami penggunaan teknologi ini agar para petani tidak mengalami kesulitan nantinya. Selain itu, kami juga memberikan penjelasan terkait fitur-fitur lain dalam aplikasi RiTx Bertani agar petani dapat memanfaatkannya dengan maksimal. Karena, petani Indonesia harus jadi petani pintar!


