msmbindonesia.com – Jum’at (02/12/2022) MSMB menerima kunjungan dari Himpunan Mahasiswa (HIMA) Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana. Kunjungan dilaksanakan di lahan showcase MSMB, di Donoharjo, Kecamatan Ngaklik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kedatangan mahasiswa Udayana ini bertujuan untuk mengetahui teknologi smart farming yang dikembangkan oleh MSMB dan bagaimana teknologi tersebut membawa manfaat bagi pertanian Indonesia.
Dalam kunjungan ini, tim MSMB mengajak para mahasiswa untuk melihat post-harvest miniplant MSMB, Greenhouse, dan teknologi-teknologi smart farming yang diterapkan di lahan showcase kami.
Di miniplant, tim MSMB menunjukkan teknologi ozon yang kami gunakan untuk sterilisasi produk-produk mom’s choice. Teknologi ozon ini dapat membunuh bakteri pembusuk pada produk, sehingga produk dapat disimpan lebih lama.


Saat mengunjungi greenhouse, tim MSMB menjelaskan tentang tanaman melon dan selada yang kami tanam. Bagaimana proses budidayanya, serta perlakuan yang kami terapkan untuk mengatasi hama dan penyakit.




Terakhir, kami menunjukkan lahan showcase dan teknologi berbasis IoT yang telah kami kembangkan. Didi Widjanarko, selaku Chief Technology Officer (CTO) MSMB menjelaskan tentang aplikasi RiTx Bertani dan teknologi-teknologi yang terintegrasi yakni Jinawi, Bathara dan Amerta.





Jinawi merupakan sistem pintar rekomendasi pemupukan berbasis IoT yang terdiri dari sensor tanah dan terintegrasi dengan aplikasi android RiTx Bertani. Jinawi berfungsi untuk memberikan rekomendasi pemupukan presisi berdasarkan informasi N,P,K dan pH tanah secara real time, serta berdasarkan kebutuhan tanaman.
Bathara merupakan sistem pintar pengendalian hama berbasis IoT yang terdiri dari sensor cuaca dan terintegrasi dengan aplikasi android RiTx Bertani. Menggunakan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT), Bathara dapat memberikan notifikasi potensi serangan hama berdasarkan kondisi cuaca di lahan secara real time.
Amerta merupakan sistem pintar irigasi dan fertigasi berbasis IoT yang terdiri dari sensor kelembapan dan suhu serta terintegrasi dengan aplikasi android RiTx Bertani. Dengan Amerta, proses irigasi dan fertigasi dapat dijadwalkan dan dilakukan secara presisi dan lebih efisien.
Selama kunjungan berlangsung, para mahasiswa agroekoteknologi ini terlihat begitu antusias dan bersemangat. Mereka menyimak penjelasan dengan serius, serta aktif mengajukan pertanyaan. Kegiatan ini diakhiri dengan permainan kuis, dan penyerahan cinderamata.







