Rabu, 8 Desember 2021 Pemerintah Indonesia mengadakan pertemuan fisik delegasi Sherpa Track G20 di Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0).

Hari sebelumnya, telah diadakan pertemuan hybrid dengan 21 perwakilan negara yang hadir secara fisik dan 14 yang hadir secara virtual. Presiden menetapkan bahwa Menko Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto menjadi pemimpin Sherpa Track dalam Presidensi G20. Dalam pidato Selasa (7/12/2021), Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa Presidensi G20 membuka kesempatan untuk menunjukkan kepemimpinan Indonesia di ranah global, menjawab berbagai tantangan internasional.

 

Tiga Topik Utama Presidensi G20 2022

Dengan tema “Recover Together, Recover Stronger”, Pemerintah Indonesia bermaksud mengajak seluruh warga dunia untuk melakukan pemulihan ekonomi yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan.  Ada tiga topik utama dalam Presidensi G20 2022 ini.

  1. Arsitektur kesehatan global, merupakan upaya Indonesia dalam memperkuat dan menyusun kembali arsitektur kesehatan global di masa pandemi.
  2. Transisi Energi, memperluas akses pada teknologi menuju energi yang bersih dan terjangkau, serta pembiayaan untuk mempercepat transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
  3. Transformasi Digital, mendorong digitalisasi sektor-sektor yang menjadi mesin pertumbuhan ekonomi yang baru.

 

Lima Pilar Presidensi G20 2022

  1. Memperkuat lingkungan kemitraan.
  2. Mendorong produktivitas.
  3. Meningkatkan ketahanan dan stabilitas.
  4. Memastikan pertumbuhan berkelanjutan dan inklusif.
  5. Kepemimpinan kolektif global yang lebih kuat.

MSMB Presidensi G20

Peran MSMB Indonesia dalam Presidensi G20 2022

Mendukung tema G20 “Recover Together, Recover Stronger”, MSMB Indonesia, startup yang fokus pada transformasi digital bidang teknologi pertanian menjadi salah satu perwakilan yang dipilih oleh Kementerian Perindustrian untuk menunjukkan inovasi. MSMB Indonesia melalui RiTx Bertani semakin banyak melakukan riset pada petani, mencari tahu permasalahan dan mengupayakan solusi demi meningkatkan produktivitas pertanian.

MSMB diharapkan mampu mempertahankan perputaran rantai pasok pangan di Indonesia. Dengan adanya teknologi pertanian yang didigitalisasi, kegiatan pertanian MSMB dengan mitra stakeholder dan petani akan menjadi lebih presisi sehingga aktivitas pertanian lebih efektif dan penggunaan sarana produksi pertanian lebih efisien. Hal ini akan mendorong produktivitas pertanian, sehingga perputaran rantai pasok pangan akan terus berkelanjutan melalui RiTx Market.

 

Dapatkan Produk JINAWI

Gunakan Smart Farming JINAWI untuk pertanian yang lebih presisi

PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa

Jl. Seturan Raya Kav. Madukismo, Catur Tunggal, Depok, Ngropoh, Condongcatur, Kec. Depok, Sleman, Yogyakarta 55281 Indonesia

Tentang Kami