Petani Belajar Gunakan Aplikasi RiTx Bertani di Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) 2019


Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) 2019 dibuka Selasa (9/7) lalu oleh Wakil Gubernur D.I Yogyakarta, KGPAA Paku Alam X didampingi Bupati Sleman Sri Purnomo. Berlangsung di Lapangan Desa Purwobinangun, Pakem, Sleman, acara tahunan ini dihadiri lebih dari 500 petani dan nelayan.

PEDA KTNA merupakan forum pertemuan petani nelayan dalam rangka proses pembelajaran, tukar menukar informasi, pengembangan jejaring kerjasama, sekaligus membangkitkan semangat dan tanggung jawab serta kemandirian petani nelayan.

PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB), startup teknologi pertanian dari Yogyakarta, turut serta dalam acara ini. MSMB hadir untuk mengenalkan teknologi pertanian berbasis Internet of Things  (IoT) kepada petani.

MSMB fokus untuk memberi kemudahan bertani bagi petani dengan penggunaan teknologi. Teknologi karya anak-anak muda Yogyakarta ini salah satunya yakni sensor tanah dan cuaca yang terhubung dengan aplikasi berbasis Android bernama RiTx Bertani.

“RiTx Bertani membantu petani untuk melakukan pencatatan kegiatan bertani dan memantau kondisi lahan langsung dari smartphone Android mereka,” kata Devina Fleta, Head of Marketing Communications MSMB.

Devina menambahkan, data kondisi tanah dan cuaca di lahan petani akan terekam oleh sensor secara real-time setiap 5 menit, dengan radius data kondisi cuaca mencapai 2 km.

“Melalui aplikasi RiTx Bertani, petani akan mendapatkan notifikasi jika terjadi anomali di lahan, serta rekomendasi perlakuan yang tepat terhadap lahan  mereka,” tambahnya.

Penerapan pertanian presisi berbasis data seperti ini mampu meningkatkan efisiensi. Pasalnya, selama ini petani melakukan pemupukan tanpa mengetahui kebutuhan lahan. Petani pun melakukan pemupukan berlebih sehingga biaya produksi meningkat dan penurunan kondisi lahan pun terjadi.

Saat ini, setidaknya sudah ada 14 titik lokasi di Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara yang terpasang teknologi sensor tanah dan cuaca ini untuk 8 jenis komoditas pertanian. Komoditas tersebut di antaranya, padi, jagung, cabai, asparagus, bawang merah, bawang putih,temulawak, dan kopi.

Sejalan dengan tema PEDA KTNA tahun ini yakni, ‘Melalui Penguatan Pemuda dan Kelembagaan Tani Nelayan, Kita Wujudkan Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Berkelanjutan’, penerapan teknologi di sektor pertanian diharapkan bisa menarik perhatian para petani muda.