Ingin Ekspor Buah? Coba Awetkan Pisang dengan Pelapis Nano-Chitosan


 

Pernahkah kalian melihat pisang mulus tanpa bercak kehitam-hitaman? Ya, meskipun sering kita lihat pisang yang berbecak tapi sekarang sudah banyak beredar di pasaran pisang tanpa bercak. Mengapa bisa demikian?

 

Ini adalah sebuah modifikasi pascapanen pada pisang. Eitts… tapi jangan khawatir. Modifikasi pascapanen pada pisang dan buah-buahan merupakan hal yang wajar. Bahkan teknologi ini sudah digunakan pada beberapa jenis buah klimakterik lainnya.

 

Apa Itu Buah Klimakterik?

Pisang dan beberapa buah yang disebut sebagai buah klimakterik mengalami kematangan secara otomatis ketika dipanen. Pada buah klimakterik, pemicu kematangan buah atau yang disebut dengan hormon etilen, akan terus menerus diproduksi meskipun telah dipetik dari pohonnya.

 

Bahkan, hormon tersebut akan “ditularkan” oleh buah yang saling berdekatan. Maka tak jarang kita menemui pisang yang akan berbercak ketika berdekatan dengan pisang yang sudah berbercak.

 

Pisang mulus karena limbah cangkang?

Pisang-pisang tanpa bercak biasanya telah mengalami proses coating atau pelapisan menggunakan nano-chitosan. Bahan pelapis nano-chitosan terbuat dari limbah cangkang udang dan kepiting, yang tentunya sudah berlabel food grade. Jadi, pelapis nano-chitosan ini aman dan sehat untuk dikonsumsi setiap hari.

 

Pelapis nano-chitosan menutup langsung pori-pori kulit buah klimakterik sehingga secara otomatis produksi hormon etilen akan terhambat. Pelapis nano-chitosan ini juga menekan laju respirasi buah sehingga sangat lumrah jika diaplikasikan pada buah klimakterik yang sudah dipetik dari pohon.

 

Kelebihan dari pengaplikasian pelapis nano-chitosan ini, kita dapat memperpanjang umur simpan buah hingga 2 minggu guys. Inilah menapa para pengusaha buah dapat menjaga kualitas buah dengan baik meskipun disimpan dalam waktu lama.

 

Jangan Takut Jadi Pengusaha Ekspor Buah

Buat Anda yang ingin memulai usaha ekspor buah, ada baiknya mempertimbangkan penggunaan pelapis nano-chitosan. Pelapis nano-chitosan dapat menjadi sobat penunjang kualitas buah agar dapat bertahan selama proses distribusi.

 

Caranya gampang, siapkan buah dan larutan chitosan 2%. Kemudian, celupkan buah kedalam larutan chitosan selama kurang lebih 5 menit. Setelah ditiriskan, diamkan buah yang telah terlapisi dengan pelapis nano-chitosan sampai benar-benar dirasa kering. Jangan lupa untuk mengemas buah agar tidak terjadi kerusakan selama pengiriman buah.