Ingin Bisa Panen Hingga 15 Ton Per Hektar?


Rata-rata produksi padi nasional hanya 5,7 ton per hektar. Namun, dengan menanam varietas padi ini, Anda bisa memperoleh hasil panen mencapai 15 ton per hektar. Tertarik?

Berawal dari Penyuluh, Berkembang ke Jawa Timur

Padi Petani Indonesia Menggugat (PIM-1) merupakan varietas padi purba yang mampu menghasilkan panen mencapai 15 ton per hektar. Mohammad Diadudin Aridowi (Udin), petani asal Blitar mendapatkan bibit PIM-1 dari Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).

[Baca juga: Hanya 9 Bulan, Lakukan Ini untuk Panen Kelengkeng di Luar Musim]

Awalnya, Udin hanya menanam padi PIM-1 di lahan berukuran 14 meter x 1 meter. Kini, tiap kali Udin memanen padinya, banyak petani dari penjuru Jawa Timur datang. Mereka ingin membeli bibit padi yang sebenarnya berkembang dari varietas padi gogo dengan batang lebih besar ini.

Awalnya Diragukan

Varietas padi ini mampu menghasilkan 800-900 bulir per malai. Namun, karena ukuran tanamannya yang besar, banyak yang meragukan ketahanan varietas padi ini terhadap angin.

Meskipun begitu, setelah beberapa orang mencoba menanamnya dan memperoleh hasil panen mencapai 9,5 ton per hektar, orang pun banyak yang tertarik. Ketahanan padi PIM-1 terhadap hama wereng, juga tekstur berasnya yang pulen, juga menambah daya tarik bagi orang-orang untuk mencoba menanam varietas ini.

Ingat! Belum Tersertifikasi!

Padi yang berkualitas adalah padi yang tersertifikasi. Untuk mendapatkan sertifikat, informasi terkait umur, bentuk tanaman, produksi, serta asal-usul padi harus diketahui. Sayangnya, padi PIM-1 ini belum tersertifikasi oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB). Oleh karena itu, sebaiknya padi PIM-1 ini tidak disebarkan terlebih dahulu hingga sudah tersertifikasi.

[Baca juga: Menanam Cabai di Musim Hujan, Siapa Takut?]

Jika Anda ingin menanam padi lokal yang tidak kalah saing dengan padi ini, Anda dapat mencoba padi Sertani-14. Varietas padi Sertani-14 merupakan persilangan padi lokal Dayang Rindu dengan sekam putih. Padi yang dihasilkan oleh pemulia Surono Danu ini, mampu menghasilkan 14 ton per hektar.

Ingin tahu berbagai tips lainnya terkait pertanian? Download aplikasi RiTx