Sebanyak 50 petani dari Kelompok Tani Desa Swarga Barat, Kutai Timur, Kalimantan Timur, melakukan kunjungan ke PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB) untuk mempelajari penerapan teknologi smart farming. Kunjungan ini menjadi langkah penting bagi para petani dalam meningkatkan pemahaman mereka tentang teknologi pertanian presisi yang dapat mendukung produktivitas dan keberlanjutan usaha tani mereka.
Selama kunjungan, para petani diperkenalkan dengan Jinawi, sebuah teknologi berbasis IoT yang mampu memberikan rekomendasi pemupukan secara presisi. Teknologi ini dapat mendeteksi kandungan unsur hara tanah secara real-time, sehingga membantu petani menerapkan pemupukan yang tepat sesuai kebutuhan tanaman dan tanah. Mereka juga diajak melihat RiTx Smart Greenhouse, fasilitas rumah kaca berbasis IoT yang dilengkapi teknologi Amerta. Sistem ini memungkinkan irigasi dan fertigasi dilakukan dengan presisi, serta memonitor kondisi iklim secara langsung untuk memastikan lingkungan optimal bagi tanaman.



Selain itu, para petani berkesempatan mengunjungi post-harvest miniplant, sebuah fasilitas pascapanen yang sedang dikembangkan MSMB. Fasilitas ini dirancang untuk membantu proses pengeringan dan penyimpanan hasil panen dengan tujuan meningkatkan daya tahan dan kualitas produk.
“Sangat luar biasa ya, di tempat kami belum ada alat seperti ini yang mampu mendeteksi unsur hara seperti NPK secara langsung. Kami berharap teknologi ini bisa diterapkan di daerah kami untuk mendukung pemupukan yang sesuai kebutuhan,” ujar salah satu petani peserta kunjungan.



Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, di mana para petani dapat berdiskusi langsung dengan ahli MSMB mengenai berbagai tantangan dan peluang dalam mengadopsi teknologi modern. Kunjungan ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga menyadarkan para petani akan pentingnya inovasi dalam mendorong pertanian yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi.



