Implementasi Pretanian Presisi, 20 Sensor Pertanian Berbasis IoT Dipasang di Pasaman Barat dan Sukabumi

Sensor Tanah dan Cuaca di Pasaman Barat

msmbindonesia.com – Bertani lebih presisi menjadi solusi untuk mencapai efisiensi produksi dan meningkatkan hasil panen. Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB), melakukan pemasangan sensor pertanian berbasis Internet of Things (IoT) diantaranya sensor tanah dan cuaca serta sensor debit air pada 13 dan 18 Agustus 2019 lalu di Pasaman Barat dan Sukabumi.

Teknologi sensor yang terhubung dengan aplikasi RiTx Bertani ini akan membantu petani untuk bertani lebih presisi. Pemasangan sensor ini dilaksanakan sebagai bagian dari program Implementasi Teknologi Pertanian Presisi untuk Daerah Irigasi.

Pemasangan Sensor Tanah dan Cuaca di Desa Pasir Halang, Sukaraja, Sukabumi

Pemasangan Sensor Tanah dan Cuaca di Desa Pasir Halang, Sukaraja, Sukabumi

MSMB merupakan salah satu startup yang dipilih Asian Development Bank (ADB) dan Bappenas sebagai mitra dalam pelaksanaan program Leveraging ICT for Irrigated Agricultural Extension di Pasaman Barat, Sumatera Barat dan Sukabumi, Jawa Barat.

Difasilitasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, ratusan petani juga mendapatkan pelatihan penggunaan aplikasi RiTx Bertani. Penggunaan aplikasi RiTx Bertani ini sejalan dengan program Petani Go Online yang menjadi program Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Wijayanto, Kasubdit Pengembangan Ekonomi Digital Pertanian dan Perikanan, Direktorat Jenderal Aptika, Kemenkominfo mengatakan sektor pertanian merupakan salah satu sektor paling penting di Indonesia dan petani menjadi ujung tombak digitialasi sektor ini.

“Kami ingin petani bisa menikmati teknologi untuk meningkatkan produktivitas, sehingga kesejahteraan petani pun bisa naik”, imbuhnya.

Melibatkan 500 Orang Petani

Berbasis Internet of Things (IoT), petani bisa mendapatkan informasi terkait kondisi lahan mereka langsung melalui aplikasi RiTx Bertani. Notifikasi dan rekomendasi perlakukan terhadap lahan akan didapatkan petani setiap hari.

Sosialisasi Pertanian Presisi dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi RiTx Bertani bersama Kemenkominfo (Petani Go Online)

Sosialisasi Pertanian Presisi dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi RiTx Bertani bersama Kemenkominfo (Petani Go Online)

Menggunakan RiTx Bertani, petani juga bisa melakukan pencatatan lahan, komoditas, dan aktivitas bertani. Sehingga, petani bisa mendapatkan praktik budidaya terbaiknya. Tak hanya itu, petani juga bisa memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia di dalam aplikasi RiTx Bertani ini seperti identifikasi hama, chatbot, membaca artikel pertanian hingga berdiskusi melalui fitur forum.

Yuyu Rohanah, salah satu petani wanita dari Desa Langensari, Kabupaten Sukabumi mengatakan, penggunaan teknologi saat bertani seperti ini memang hal yang baru, tapi ia antusias untuk mencoba.

“Saya sebenarnya ibu-ibu yang gaptek juga, tapi karena zaman sekarang semua harus dengan teknologi, jadi ya memang harus belajar,” katanya.

Sosialisasi dan pelatihan penggunaan RiTx Bertani dilakukan sehari setelah pemasangan sensor dan melibatkan hampir 500 orang petani. Masing-masing 2 orang field officer juga ditempatkan di dua kabupaten ini untuk mendampingi petani dalam menggunakan RiTx Bertani.

Post a comment